Asuransi Jiwa Berjangka vs Unit Link: Mana yang Lebih Cocok untuk Keluarga?

Terbit 5 November 2026 · 2 menit baca · Tim Redaksi KantongAman

Asuransi jiwa penting kalau ada orang yang bergantung pada penghasilan Anda, misalnya pasangan, anak, atau orang tua. Tapi produk asuransi jiwa itu macam-macam. Dua yang paling sering ditawarkan adalah asuransi jiwa berjangka dan unit link.

Asuransi jiwa berjangka (term life)

  • Memberi uang pertanggungan (UP) kepada ahli waris kalau tertanggung meninggal dalam masa perlindungan, misalnya 10 atau 20 tahun.
  • Murni proteksi, tidak ada nilai investasi. Kalau masa perlindungan habis dan tertanggung masih hidup, uang tidak kembali (kecuali produk dengan pengembalian premi).
  • Premi relatif murah untuk UP yang besar.

Unit link

  • Menggabungkan proteksi jiwa dan investasi. Sebagian premi dipakai untuk biaya asuransi dan biaya lain, sisanya diinvestasikan di subdana.
  • Nilai investasi naik-turun mengikuti pasar dan tidak dijamin.
  • Ada berbagai biaya: biaya akuisisi di tahun-tahun awal, biaya asuransi yang naik seiring usia, dan biaya pengelolaan dana.
  • Premi lebih besar, tetapi UP sering lebih kecil dibanding term life dengan premi yang sama.

Perbandingan singkat

BerjangkaUnit link
Tujuan utamaProteksiProteksi + investasi
PremiRendahLebih tinggi
UP per rupiah premiBesarLebih kecil
Nilai tunaiTidak adaAda, tapi tidak dijamin
KerumitanSederhanaRumit, banyak biaya

Berapa uang pertanggungan yang dibutuhkan?

Cara sederhana: UP ≈ pengeluaran tahunan keluarga × jumlah tahun yang ingin ditanggung + sisa utang.

Contoh: pengeluaran keluarga Rp8 juta per bulan (Rp96 juta per tahun), ingin ditanggung 10 tahun sampai anak lulus kuliah, dan ada sisa KPR Rp300 juta. Maka UP ≈ Rp96 juta × 10 + Rp300 juta = Rp1,26 miliar. Kurangi dengan tabungan atau investasi yang sudah ada.

Mana yang cocok?

Banyak perencana keuangan menyarankan prinsip "pisahkan proteksi dan investasi": beli asuransi jiwa berjangka yang murah dengan UP besar, lalu investasikan selisih premi di instrumen yang biayanya rendah dan Anda pahami. Unit link bisa cocok untuk sebagian orang yang menginginkan disiplin menabung sekaligus proteksi, asal benar-benar memahami biaya dan risikonya.

⚠️ Sebelum tanda tangan unit link: minta ilustrasi tertulis, baca RIPLAY, pahami biaya tiap tahun, dan tanyakan apa yang terjadi bila nilai investasi tidak cukup membayar biaya asuransi (polis bisa lapse). OJK memperketat aturan produk ini lewat SEOJK 5/2022 karena banyak keluhan nasabah.

Tips membeli asuransi jiwa

  • Pastikan perusahaan asuransi berizin dan diawasi OJK.
  • Beli selagi muda dan sehat, karena premi lebih murah.
  • Isi riwayat kesehatan dengan jujur.
  • Beri tahu keluarga bahwa polis ada, dan simpan dokumennya di tempat yang mudah ditemukan.
  • Gunakan masa free look (biasanya 14 hari setelah polis diterima) untuk membatalkan bila ternyata tidak sesuai.